Senin, 12 Desember 2016

[ Samarinda ] Warga Heboh, Perempuan Terjun ke Mahakam dan Ditemukan Selamat

Warga Heboh, Perempuan Terjun ke Mahakam dan Ditemukan Selamat

Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil mengevakuasi seorang perempuan yang terjun ke Sungai Mahakam.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Samarinda Inspektur Polisi Satu Hardi di Samarinda, Senin, menyatakan perempuan tersebut melompat ke Sungai Mahakam tanpa mengenakan sehelai pakaian, persis di depan Kantor Gubernur Kaltim pada Senin siang sekitar pukul 11.00 Wita.

"Perempuan yang melompat ke Sungai Mahakam tanpa mengenakan pakaian tersebut, berhasil dievakuasi oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda," ujarnya.

Perempuan yang melompat ke Sungai Mahakam yang diperkirakan berusia 30 tahun itu kata Hardi, langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Samarinda.

Evakuasi terhadap perempuan yang diduga mengalami depresi itu lanjutnya bermula dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan, ada seorang warga yang tidak mengenakan pakaian melompat ke Sungai Mahakam.

Dari laporan itu tambahnya, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung mendatangi lokasi menggunakan "speedboat" dan menemukan perempuan tersebut tengah duduk pada sebuah kayu yang terapung di Sungai Mahakam.

Proses evakuasi perempuan terjun ke Sungai Mahakam tersebut sempat mengundang perhatian warga, khususnya para pengguna jalan di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Perempuan diduga mengalami deresi itu akhinrya berhasil dievakuasi dari Sungai Mahakam, selanjutnya segera dibawa ke RSJ Atma Husada untuk dilakukan perawatan medis.

"Awalnya ada laporan warga yang menyebutkan seorang perempuan terjun ke Sungai Mahakam kemudian personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung mengecek dan mendapati perempuan itu tengah duduk di atas kayu yang terapung dalam kondisi tidak mengenakan pakaian," katanya.

"Setelah dievakuasi dan diberi pakaian, perempuan itu kemudian dibawa ke RSJ Atma Husada karena dari cara bicaranya dia diduga mengalami depresi," jelas Hardi. (Antara)

Previous
Next Post »